ANALISINDO : MEMPELAJARI MASALAH ENGINEERING LEBIH DALAM DAN DETAIL

Jenis-Jenis Dust Collector

Jenis-Jenis Dust Collector

Dalam prakteknya semuanya berbeda dan harus diselesaikan


Kondisi udara yang bersih dan sehat di dunia industri amat diperlukan untuk menjamin kesehatan dan keselamatan dari para pekerja. Banyak jenis industri seperti industri pemotongan kayu, pembuatan furniture, indutri metal, pengelasan dan lainnya yang beroperasi dalam keadaan debu dan asap yang tinggi.

Sebagai solusinya, industri-industri tersebut menggunakan Dust Collector untuk dapat menyerap debu yang terjadi.

Dust Collector adalah sebuah sistem yang berfungsi untuk menyerap debu yang dihasilkan oleh industri dan akhirnya mengeluarkan udara yang bersih ke lingkungan. Dengan begitu kesehatan dan kebersihan udara dapat terjaga dari partikulat kering yang bernama debu.

Di pasaran, tentunya kita menemukan banyak variasi dari dust collector yang digunakan untuk menangkap debu dan partikulat lainnya. Beberapa diantara dust collector tersebut adalah Bag House Collector, Cyclone Dust Collector, Air Washer, Electrostatic Gas Collector dan Wet Gas Scrubbers serta Cartridge Dust Collector. Dan pada postingan kali ini Saya akan coba memberikan penjelasan singkat tentang fungsi dan cara kerja beberapa diantaranya.

1 Electrostatic Dust Collectors
Kami Menjual Dust Collector yang cepat tanggap
Electrostatic Precipitator sumber : Rieco


Dust Collector jenis ini menggunakan prinsip pemisahan dengan perbedaan muatan ion. Elektroda negatif dengan voltase tinggi bersifat DC diletakan dalam posisi diantara elektroda positif.

Ketika debu yang tersedot oleh pompa masuk ke dalam sistem. Debu akan diberikan muatan negatif sehingga dapat dengan mudah menempel pada elektroda positif (dalam hal ini berbentuk plat metal ; zinc atau lainnya)

Debu yang menempel ditangkap dengan cara menggetarkan ataupun dengan proses penyapuan plat elektroda.

Kekurangan dari dust Collector jenis ini adalah, dust collector jenis ini tidak dapat bekerja untuk industri yang mengerjakan metal. Dikarenakan debu yang terjadi akan sulit ditangkap oleh plat karena debunya sendiri merupakan debu metal.

Lihat Juga : 8 Metode Pengujian Udara Ambien

2 Baghouse Collectors

pengalaman anggi nurbana  sebagai engineer


Dust Collector jenis ini menggunakan bag filter sebagai media untuk menangkap debu. Debu disedot menggunakan pompa penyedot untuk kemudia menempel pada bag filter.

Dust collector jenis ini banyak sekali digunakan di dunia industri, karena tingkat efektifitasnya dan penggunaan energinya yang tidak terlalu banyak.

Kekurangan dari jenis dust collector ini adalah, ketika terlalu banyak debu yang menempel dan terkena panas maka dapat dengan mudah menyebabkan terjadinya kebakaran. Selain itu, filter media tidak dapat menyaring debu halus dan juga bakteri.

Lihat Juga : Perbedaan Udara Ambien dan Udara Emisi

3 Cyclone Dust Collectors
cara mengumpulkan debu dengan cepat


Dust Collector jenis ini biasanya digunakan untuk industri dimana menghasilkan pertikel debu yang cukup besar seperti pada pabrik furniture, mesin dan pembuatan powder.

Debu disedot dengan pompa hisap untuk kemudian masuk kedalam sebuah corong yang didalamnya terdapat pipa menuju keatas. Debu akan jatuh ke bawah sedangkan udara bersih akan lewat ke atas dan mengalir ke udara bebas.

Kekurangan dari jenis Cyclone dust collector adalah, jenis ini tidak dapat memberikn udara yang benar- benar bebas debu. Terkadang pengguna akan menemukan debu halus masih terlewat di udara sehingga perlu pembersihan tambaha seperti menggunakan bag dust collector.

Lihat Juga : 5 Faktor Yang mempengaruhi Proses Sampling Gas


4 Wet Scrubber
Pembuatan Scrubber murah


Pembersih debu jenis ini, menggunakan cairan atau air untuk menurunkan debu yang masuk. Debu akan jatuh ke pengumpul untuk kemudian dibersihkan sedangkan udara bersih akan dapat keluar.

Jenis Dust Collector ini banyak digunakan pada industri yang debu atau pollutan udaranya tidak dapat ditangkap dengan filter ataupun sulit diurai dengan cyclone. Biasanya pada udara yang mengandung pelarut organik.

Kekurangan jenis ini adalah karena operasional costnya yang besar dan juga kurang cocok untuk menghadapi debu halus biasanya dan lagi kita harus menghadapi air limbah yang ditimbulkan akibat menggunakan metode ini.

Nah itu dia 4 jenis dust collector yang dapat Anda temukan dilapangan. Untuk dapat menetukan jenis dust collector yang tepat pada industri Anda. Jangan ragu silahkan menguhubungi kami segera.

Lihat Juga : Daftar gas Berbahaya Bagian pertama


Mr Anggi Nurbana


Salam Lingkungan,



Mr. Anggi Nurbana



Anggi Nurbana

About Anggi Nurbana

Penulis adalah seorang Ahli dalam bidang pembuatan installasi Water dan Waste Water Treatment. Saat ini penulis telah mendesain lebih dari 32 system water dan waste water treatment di Indonesia. Penulis juga aktif dalam forum internasional dalam topik water and waste water treatment. Penulis dapat dihubungi via email : [email protected]