ANALISINDO : MEMPELAJARI MASALAH ENGINEERING LEBIH DALAM DAN DETAIL

Pengenalan Failure Analysis dan Aplikasinya

Failure Analysis dan Aplikasinya (Sebuah Pengenalan)

Kegagalan Tidak Boleh Menjadi Pilihan Kita. Jika Failure Terjadi Harus dianalysis agar tidak terulang


Failure Analysis adalah proses pengumpulan dan analisa data untuk menentukan penyebab kegagalan, sering digunakan untuk menentukan tindakan koreksi atau pertanggungjawaban dari terjadinya suatu kegagalan. 

Failure Analysis sangat penting bagi banyak sektor industri, seperti industri elektronik yang mana memiliki peralatan vital yang digunakan didalam mengembangkan produk yang baru dan mengembangkan produk yang sudah berjalan. Proses Failure Analysis sangat bergantung pada pengumpulan komponen yang menyebabkan kegagalan untuk selanjutnya diperiksa penyebabnya dengan menggunakan metode yang beragam. Metode Non destructive Testing (NDT) sangat berguna dalam Failure Analysis karena produk tidak dipengaruhi oleh hasil analisis, sehingga metode ini sering digunakan di awal inspeksi.


Investigasi Forensik Untuk Failure Analysis


Penyelidikan forensik terhadap sebuah proses atau produk yang gagal dimulai dari Failure Analysis. Penyelidikan seperti itu dilakukan dengan menggunakan metode analisa sains seperti pengukuran elektrikal dan mekanikal atau dengan data Failure Analysis seperti laporan penolakan produk atau contoh yang sama dari kegagalan yang terjadi sebelumnya. 

Metode-metode yang digunakan dalam rekayasa forensik sangat berguna untuk menelusuri produk-produk yang cacat produksi seperti retak karena fatigue, kerapuhan yang disebabkan korosi atau lingkungan. Faktor sumber daya manusia juga dapat ditelusuri pada saat menentukan penyebab kegagalan. 

Beberapa metode yang dapat digunakan untuk mencegah kegagalan produk diantaranya adalah Failuree Mode and Effects Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). 

Keakuratan sebuah Failure Theory ditentukan dari kualitas data yang dikumpulkan. Tetapi harus tetap berhati-hati dalam mengambil tindakan pada saat dibutuhkan koreksi dalam waktu yang singkat. Contohnya seperti pada kecelakaan pesawat, semua pesawat yang sejenis bisa saja mendapat larangan terbang sampai penyebab kecelakaan tersebut ditemukan dan semuanya harus dilakukan dengan cepat. 

Beberapa teknik yang digunakan dalam Failure Analysis juga digunakan dalam analisa no fault found (NFF). Istilah NFF biasa digunakan dalam bidang maintenance atau perawatan untuk menggambarkan situasi dimana teknisi yang mengevaluasi tidak dapat memperbaiki potensi cacat dikarenakan kegagalan yang dilaporkan tidak dapat ditemukan. 

NFF dapat dikaitkan dengan oksidasi, kerusakan sambungan pada komponen elektrikal, saklar pada sirkuit, bug pada perangkat lunak, factor lingkungan yang temporer, bahkan kesalahan operator. Kebanyakan perangkat yang dilaporkan mendapat NFF pada saat pertama kali melakukan troubleshooting sering kali kembali dengan gejala NFF yang sama. 

Istilah Failure Analysis juga diaplikasikan pada bidang lainnya seperti manajemen bisnis dan strategi militer. 



Failure Analysis Engineers


Seorang Failuree analysis engineer biasanya mengambil peranan penting dalam Failure Analysis, baik itu menganalisa apakah suatu komponen atau produk dikatakan gagal pada masa layan atau jika terjadi kegagalan pada manufaktur atau selama proses produksi. Bagaimanapun, seseorang harus menentukan penyebab kegagalan untuk mencegah kejadian di masa depan, dan/atau memperbaiki kinerja perangkat, komponen atau struktur.

Lihat Juga :


Anggi Nurbana

About Anggi Nurbana

Penulis adalah seorang Ahli dalam bidang pembuatan installasi Water dan Waste Water Treatment. Saat ini penulis telah mendesain lebih dari 32 system water dan waste water treatment di Indonesia. Penulis juga aktif dalam forum internasional dalam topik water and waste water treatment. Penulis dapat dihubungi via email : [email protected]